Pengumuman Hasil Seleksi PPDB SMAN 1 Tarumajaya Tidak Diumumkan Secara Luas Dan Transparan Ada Apa

MATAJABAR.COM, TARUMAJAYA – Belum tuntas soal dugaan pencucian rapot pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 di Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri 1 Tarumajaya, puluhan orang tua calon siswa kembali mengeluhkan pihak panitia PPDB dalam mengumumkan hasil seleksi kelulusan PPDB tidak secara luas dan transparan.

Ungkapan tersebut terlontar dari puluhan orang tua calon siswa yang ingin melihat langsung hasil pengumuman kelulusan seleksi PPDB, selain itu kedatangannya juga ingin mempertanyakan acuan penilaian kepada pihak Panitia PPDB SMAN 1 Tarumajaya yang terletak di desa Pahlawan Setia Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, pada Jum’at 5/7/24.

Bacaan Lainnya

“Saya datang kesini (SMAN 1 Tarumajaya ) pastinya untuk mengetahui pengumuman kelulusan. Tapi sayangnya pengumumannya tidak ditempel di sekolah, untuk lewat aplikasi saya kurang paham internet” gerutunya salah satu orang tua kesal

“Iya aneh aja, yang namanya pengumuman ya hasilnya harus diumumkan secara transparan dong, biar ketahuan mana yang lulus dan mana yang tidak lulus, ini kesannya tidak transparan dan terkesan di tutup-tutupi. Hanya bisa lewat web aplikasi saja” timpal Ida, orang tua siswa lainnya asal desa Pantai Makmur ini kesal.

Pantauan media MATAJABAR.COM, Beragam keluhan bernada protes disampaikan para orang tua calon siswa yang ingin melihat langsung pengumuman hasil seleksi PPDB.

Umum nya para orang tua mempertanyakan acuan penilaian calon siswa baru jalur prestasi yang dilakukan oleh panitia PPDB. Sebab ada calon siswa kurang berprestasi ditempat anaknya bersekolah diterima namun ada siswa yang di kelasnya jauh lebih berprestasi malah tidak lulus.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun MATAJABAR.COM, Terungkapnya dugaan pencucian rapot  atau memanipulasi data rapot sekolah yang melibatkan oknum guru sehingga siswa mempunyai catatan nilai yang tinggi dan terlihat berprestasi disekolahnya.

Bila dugaan itu terbukti, tentunya ini sangat mencederai dunia pendidikan dan merupakan kejahatan besar yang terorganisir sehingga perlu tindakan yang menyeluruh dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Tim Siber Pungli serta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum guru dan sekolah terkait.

Tidak hanya itu, Pengumuman hasil kelulusan seleksi PPDB Jawa Barat di SMAN 1 Tarumajaya yang hanya dapat di akses lewat aplikasi web menuai beragam reaksi dari masyarakat dan orang tua, mereka meyakini terjadinya dugaan kecurangan sehingga pihak panitia enggan mengumumkannya secara luas dan transparan melalui papan pengumuman sekolah.

Ironisnya, dari pantauan MATAJABAR.COM di SMAN 1 Tarumajaya tidak satupun pihak panitia PPDB dan Kepala Sekolah yang hadir disekolah pada hari pertama pengumumuan kelulusan seleksi PPDB. (Tahar)

Pos terkait