Kapolsek Tarumajaya Polres Metro Bekasi AKP I Gede Bagus Amankan Pelaku Begal Dan Gangster

Kapolsek Tarumajaya memperlihatkan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang dan celurit serta satu unit sepeda motor.

MATAJABAR.COM, TARUMAJAYA – Baru baru ini, masyarakat Tarumajaya dikejutkan dengan beredarnya aksi kelompok remaja bermotor bersenjata tajam sejenis parang dan clurit ala gangster yang melakukan aksinya di jalan Tanah baru Fly over Desa Pantai Makmur Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi yang sangat meresahkan warga masyarakat.

Mirisnya tindakan kriminalitas tersebut dilakukan oleh sekelompok anak remaja dan pelajar, yang tidak segan-segan untuk melakukan aksi tawuran bahkan berani bertindak sadis dan brutal dalam melakukan pengeroyokan lantaran dibekali beragam senjata tajam yang telah dengan sengaja mereka persiapkan.

Bacaan Lainnya

Menanggapi fenomena tersebut, Kapolsek Tarumajaya Polres Metro Bekasi, AKP I Gede Bagus Ariska Sudana tidak tinggal diam, melalui video viral yang beredar luas di Medsos (Senen, 15/4/24) bersama tim Reskrim Polsek Tarumajaya melakukan pengembangan dan berhasil mendapatkan petunjuk identitas para pelaku tawuran

“Saat kejadian tawuran, mereka lolos dan melarikan diri dengan berpencar arah saat kami mendatangi lokasi,  besoknya setelah mendapat petunjuk, perkara tawuran remaja dan pelajar diwilayah hukum Polsek Tarumajaya berhasil kami tangani, sebanyak 14 pelaku tawuran sudah kami amankan, diantaranya ada 5 Orang anak di bawah umur” jelas I Gede Bagus saat di konfirmasi MATAJABAR.COM Selasa 16/4/24.

Kata dia, dari hasil pemeriksaan,  jajaran unit Reskrim Polsek Tarumajaya berhasil mengungkap terduga pelaku gangster berinisial M.S.I alias Iban yang kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit, pelaku dapat didikenakan pasal UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman selama 12 tahun penjara

“Dan 1 lagi dari hasil pemeriksaan juga didapati 1 orang DPO (daftar pencarian orang) Polsek Tarumajaya perkara pidana pasal  365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (begal) atas nama inisial  Ds (Anak bawah umur)

Suasana penuh haru saat para pelaku tawuran di pertemuakan dengan orang tua nya.

Selanjutnya sisa pelaku lainnya yang berjumlah 12 (dua belas) orang dilakukan Pembinaan dan dikembalikan kepada keluarganya.

Langkah ini diambil sebagai upaya memberi kesempatan pada anak untuk memperbaiki diri, selain itu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para orang tua dari anak-anak yang terlibat dalam tawuran tersebut.

“Saya berharap dengan melibatkan para orang tua, anak-anak ini mendapatkan pengawasan yang lebih baik, belajar dari kesalahan yang mereka buat dan tidak mengulangnya dimasa depan”pungkas AKP I Gede Bagus. (Tahar)

Pos terkait